Gak Ribet Belajar Menggunakan Kooliah
Supaya gak bosen di rumah, gue kadang suka keluar rumah ke tempat tetangga-tetangga biar gak dibilang sombong. Walaupun, gak lama-lama amat ke tempat tetangganya, yang penting gak dibilang sombong. Waktu itu, gue ke tempat anak kembar deket rumah gue yang udah kuliah, namanya Tono dan Toni. Tono biasa dipanggil ‘No’, sedangkan Toni biasa dipanggil ‘Ni’. Dua kembar yang tidak identik karena wajahnya saja berbeda.
Ketika ke rumah Tono dan Toni, mereka lagi asyik dengan laptopnya masing-masing. Melihat itu gue langsung mendekati mereka berdua. Ternyata, Tono sedang bermain game online perang yang biasa disebut PB (Point Blank), sedangkan Toni lagi sibuk mengerjakan tugas dan sepertinya dia bingung. Takut ganggu, gue pun mengajak ngobrol Tono saja.
“Tumben lo main PB, No,” ucap gue sembari menepuk pundaknya.
“Udah lama gue gak main.” Tono tetap fokus kepada layar monitor laptopnya. Gue pun hanya duduk di belakangnya dan menonton dia main PB. Kalau dilihat-lihat, sepertinya skill dia masih dibawah gue.
Mungkin, Tono melihat gue kasian karena hanya gigit jari di belakangnya sembari melihat dia main, ia pun langsung meminjamkan laptopnya ke gue. Ketika gue sedang asyik main, tiba-tiba terdengar suara Toni menggerutu terhadap tugasnya. Kebetulan game yang gue mainkan sudah selesai, gue pun bertanya ke Toni ada apa.
“Tugas gue banyak banget, gak kelar-kelar. Salah ambil jurusan kayaknya gue,” jawab Toni sambil menggaruk-garuk rambut kribonya.
“Coba lo cari materi yang lo bingungin di Kooliah, deh. Soalnya waktu itu gue pernah iseng gitu liat-liat aplikasi itu dan disana ada materi kuliah gitu. Kali aja berguna buat lo.” Gue pun langsung mengeluarkan handphone dari saku celana dan menunjukkan aplikasi Kooliah ke Toni.
Toni pun refleks mengambil handphone dari tangan gue dan gue yang awalnya memegang kaget karena takutnya jatuh. Mungkin aplikasi itu cocok dengannya, hampir sebulan handphone gue belum dibalikin sejak hari itu. Padahal, pasti pacar gue telfon, sms dan chat gue setiap harinya. Eh, lupa, gue jomblo.
Kalian mau tahu apa aplikasi yang digunakan Toni? Aplikasinya bernama ‘Kooliah’. Buat kalian pengguna android, kalian bisa download aplikasi itu di Play Store secara gratis yang penting ada koneksi internet. Beginilah tampilan awal-awal ketika membuka aplikasi tersebut.
Gue tahu aplikasi tersebut ketika lagi main instagram, di explore gue ada akun bernama @kooliahcom. Keliatannya menarik, langsung gue buka akunnya dan gue buka langsung website-nya. Gue pun membaca slogan dari Kooliah adalah ‘Discover Your Passion’. Dalam hati setelah membaca itu gue berkata, “Menarik juga nih!”.
Nah, dari situ lah gue mencoba untuk download aplikasi Kooliah. Gue pun jadi tahu, ketika bingung dalam suatu materi, kita bisa membuka aplikasi Kooliah. Disana terdapat banyak materi yang cukup jelas dan bila tak ada materi yang ada, kita bisa request. Gak percaya? Silahkan baca post ini sampai akhir supaya kalian tahu.
Kalo kalian udah download Kooliah, selanjutnya kalian bisa klik garis-garis yang ada di sebelah pojok kanan atas. Alangkah baiknya sebelum melakukan hal lain di aplikasi Kooliah, gue sarankan sih untuk login dulu. Kalo gak punya akun, register atau daftar dulu aja karena gak ribet kok kalo mau daftar. Untuk mendapat materinya juga kita harus terdaftar sebagi pengguna Kooliah dahulu.
Setelah daftar, langsung login aja, gak usah verified dulu ke email. Sehabis login, nanti isi dari garis-garis yang ada di pojok kanan atas akan berubah. Di bawah menu kuliah ada tulisan request. Buat kalian yang mau tahu apa isi dari menu kuliah, isinya adalah beberapa materi yang sudah ada disana. Bisa kalian lihat gambar di bawah ini isi dari menu kuliah.
Nah, dibawah menu kuliah ada tulisan request bukan? Di menu request itu lah nanti kalian bisa request materi-materi yang belum ada di menu kuliah. Berikut adalah cara bagaimana kalian request materi yang belum ada disana.
Tambahan sedikit, jika kita membuka suatu materi, begini lah isi dari materi tersebut.
Tuh, cukup mudah kan aplikasi dari Kooliah? Bukan hanya mudah, lengkap juga bukan? Kita bisa belajar dimana saja dan kapan saja, yang penting tersambung koneksi internet. Tak jarang juga ada Quiz di beberapa materi untuk mengukur kemampuan kita terhadap materi itu. Gimana? Yuk ah download sekarang juga. Mungkin, aplikasi ini bisa membantu lo seperti Toni yang gagal paham apa yang diajarkan dosennya di kampus. Semangat dan sukses! :)
Btw, gue mau kasih tahu juga sesuatu. Selama gue buka Aplikasi Kooliah, gue menggunakan handphone gue, yaitu Asus Zenfone 5 A500CG. Itu adalah handphone gue dari kelas 2 SMP dan masih awet sampai sekarang, ketika gue kelas 2 SMA. Dari awal gue udah naksir sama handphone itu karena punya banyak kelebihan. Berikut adalah beberapa kelebihan handphone tersebut. Beberapa aja, ya. Jangan banyak-banyak. Takutnya nanti kalo banyak gak abis. #Lah
Setiap ada kelebihan, pasti ada kekurangan. Kekurangannya tak banyak kok. Kekurangan Asus Zenfone 5 yang gue punya adalah: jaringan internet belum memadai untuk 4G dan handphone cepat panas ketika digunakan. Cuma itu aja, kok. Selebihnya, gue nyaman menggunakan Asus Zenfone 5. :)
Ketika ke rumah Tono dan Toni, mereka lagi asyik dengan laptopnya masing-masing. Melihat itu gue langsung mendekati mereka berdua. Ternyata, Tono sedang bermain game online perang yang biasa disebut PB (Point Blank), sedangkan Toni lagi sibuk mengerjakan tugas dan sepertinya dia bingung. Takut ganggu, gue pun mengajak ngobrol Tono saja.
“Tumben lo main PB, No,” ucap gue sembari menepuk pundaknya.
“Udah lama gue gak main.” Tono tetap fokus kepada layar monitor laptopnya. Gue pun hanya duduk di belakangnya dan menonton dia main PB. Kalau dilihat-lihat, sepertinya skill dia masih dibawah gue.
Mungkin, Tono melihat gue kasian karena hanya gigit jari di belakangnya sembari melihat dia main, ia pun langsung meminjamkan laptopnya ke gue. Ketika gue sedang asyik main, tiba-tiba terdengar suara Toni menggerutu terhadap tugasnya. Kebetulan game yang gue mainkan sudah selesai, gue pun bertanya ke Toni ada apa.
“Tugas gue banyak banget, gak kelar-kelar. Salah ambil jurusan kayaknya gue,” jawab Toni sambil menggaruk-garuk rambut kribonya.
“Coba lo cari materi yang lo bingungin di Kooliah, deh. Soalnya waktu itu gue pernah iseng gitu liat-liat aplikasi itu dan disana ada materi kuliah gitu. Kali aja berguna buat lo.” Gue pun langsung mengeluarkan handphone dari saku celana dan menunjukkan aplikasi Kooliah ke Toni.
Toni pun refleks mengambil handphone dari tangan gue dan gue yang awalnya memegang kaget karena takutnya jatuh. Mungkin aplikasi itu cocok dengannya, hampir sebulan handphone gue belum dibalikin sejak hari itu. Padahal, pasti pacar gue telfon, sms dan chat gue setiap harinya. Eh, lupa, gue jomblo.
Gue tahu aplikasi tersebut ketika lagi main instagram, di explore gue ada akun bernama @kooliahcom. Keliatannya menarik, langsung gue buka akunnya dan gue buka langsung website-nya. Gue pun membaca slogan dari Kooliah adalah ‘Discover Your Passion’. Dalam hati setelah membaca itu gue berkata, “Menarik juga nih!”.
Nah, dari situ lah gue mencoba untuk download aplikasi Kooliah. Gue pun jadi tahu, ketika bingung dalam suatu materi, kita bisa membuka aplikasi Kooliah. Disana terdapat banyak materi yang cukup jelas dan bila tak ada materi yang ada, kita bisa request. Gak percaya? Silahkan baca post ini sampai akhir supaya kalian tahu.
![]() |
| Ini adalah tampilan awal ketika kalian membuka aplikasi Kooliah. |
![]() |
| Foto sebelah kanan adalah home dari aplikasi Kooliah dan yang kiri itu adalah daftar menu aplikasi Kooliah. |
![]() |
| Beginilah menu register di aplikasi Kooliah. Sangat mudah bukan? |
Setelah daftar, langsung login aja, gak usah verified dulu ke email. Sehabis login, nanti isi dari garis-garis yang ada di pojok kanan atas akan berubah. Di bawah menu kuliah ada tulisan request. Buat kalian yang mau tahu apa isi dari menu kuliah, isinya adalah beberapa materi yang sudah ada disana. Bisa kalian lihat gambar di bawah ini isi dari menu kuliah.
![]() |
| Beginilah isi dari menu Kuliah. |
Nah, dibawah menu kuliah ada tulisan request bukan? Di menu request itu lah nanti kalian bisa request materi-materi yang belum ada di menu kuliah. Berikut adalah cara bagaimana kalian request materi yang belum ada disana.
![]() |
| Kalian bisa request materi jika tidak ada materi yang kalian mau di Kooliah. |
![]() |
| Begini lah materi dari Kooliah. |
Btw, gue mau kasih tahu juga sesuatu. Selama gue buka Aplikasi Kooliah, gue menggunakan handphone gue, yaitu Asus Zenfone 5 A500CG. Itu adalah handphone gue dari kelas 2 SMP dan masih awet sampai sekarang, ketika gue kelas 2 SMA. Dari awal gue udah naksir sama handphone itu karena punya banyak kelebihan. Berikut adalah beberapa kelebihan handphone tersebut. Beberapa aja, ya. Jangan banyak-banyak. Takutnya nanti kalo banyak gak abis. #Lah
- Pertama yang gue lihat adalah kameranya, kamera Asus Zenfone 5 yang gue punya memiliki kamera belakang 8MP dan kamera depan 2MP, tak lupa juga ada flash-nya dan hasil foto dan video dari kamera tersebut menurut gue udah bagus.
- Kedua, RAM di handphone ini adalah 2GB, jadi lumayan kalo buat gue main game dikala bosan mengerjakan tugas. Gak patah-patah ketika main game.
- Ketiga, memori internal di handphone gue ini 16gb dan eksternal bisa mencapai 64gb. So, gak usah bingung-bingung lagi kalo data yang lo mau simpen banyak.
- Keempat, sistem android Asus Zenfone 5 ini sudah KitKat dan Prosesor Quad-core 1.2 GHz Cortex-A7. Itu cukup bagus menurut gue dikalangan Android yang harganya tak terlalu mahal.
- Kelima, pastinya harganya terjangkau. Dengan banyak sekali kelebihan harga handphone ini gak sampai 2 juta rupiah.
Setiap ada kelebihan, pasti ada kekurangan. Kekurangannya tak banyak kok. Kekurangan Asus Zenfone 5 yang gue punya adalah: jaringan internet belum memadai untuk 4G dan handphone cepat panas ketika digunakan. Cuma itu aja, kok. Selebihnya, gue nyaman menggunakan Asus Zenfone 5. :)
Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Kooliah. Buat kalian yang belum ikutan, bisa langsung klik disini infonya.








Comments
Post a Comment